Review Buku Mao Mao dan Si Berang Berang

Review Buku Mao Mao dan Si Berang Berang

Penasaran sekali sama novel berjudul Mao Mao & Berang-Berang ini. Covernya yang berwarna hitam menampilkan gambar berang-berang. Judul lengkapnya adalah Mao Mao & berang-Berang Penerbangan Ajaib ke Ujung Dunia.

Konon novel ini lebih dari sekadar fabel biasa. Di dalamnya banyak pesan moral mengenai lingkungan yang terkandung. Setelah menamatkan novel Andrea Hierata yang berjudul Orang-orang Biasa saya bergegas membaca novel ini.

Ceritanya tentang bebek yang bernama Mao Mao. Bebek ini lahir ke dunia dengan keadaan yatim piatu. Ia dierami bebek lain. Mao mao punya karakter bulu dan bentuk tubuh yang berbeda dari bebek-bebek lain. Konon karena ibunya dulu juga punya bentuk tubuh dan bulu yang sama.

Karena merasa berbeda dari bebek-bebek lain. Mao mao punya karakter yang angkuh dan sulit diatur. Apa yang menjadi kehendaknya tidak dapat ditahan. Apa yang membuat pikirannya terganggu tak segan-segan ia bertanya mencari jawaban. Mao mao adalah bebek yang pemberani.

Setelah mendapat jawaban tentang pertanyaan banyak negeri. Mao mao sangat ingin terbang ke Danau Tak Bertepi. Sebuah tempat yang sangat jauh tapi konon katanya indah. Ia pun melakukan perjalanan menuju Danau Tak Bertepi Sendirian. CIta-citanya ia ingin sampai di sana dan menjadi bebek pertama yang menginjakkan kaki di sana. 

Padahal biasanya bebek-bebek lain selalu bermigrasi bersama-sama. Itulah gambaran Mao Mao yang pemberani, angkuh dan keras kepala. Dalam perjalanan itu Mao Mao menemui banyak hal baru tentang negeri-negeri yang dilewatinya.

Setiap tempat yang dilewati dan disinggahi Mao Mao memberikan cerita yang sangat mengesankan. Mao mao menyaksikan bagaimana setiap kehidupan warga di setiap negeri beserta lingkungannya.

"Kota metropolis ini dipenuhi gedung-gedung pencakar langit. Nyaris tidak tampak sebidang tanah kosong apapun. Ribuan cerobong asap bertebaran, mengepulkan asap hitam yang berbau aneh. Asap hitam bagai  racun mematikan, membubung naik ke udara, tertiup angin, dan menyebar ke segala penjuru." Hal 41

Sebuah kutipan saat Mao mao terdampar di pulau Asap. Ia tercebur dalam limbah minyak bumi yang membuat sayapnya terluka cukup parah. Menggambarkan bagaimana penambangan minyak telah berdampak buruk pada alam.

"Keadaan memburukk etika penduduk menemukan sumber minyak mentah dari dalam tanah. Ternyata pulau ini adalah pulau yang sangat kaya dengan sumber minyak. Para penduduk menjadi rakus dan mencoba menambangnya terus menerus. Tumpahan minyak mulai mencemari perairan. Ekosistem pun pelan-pelan runtuh." Hal 50

Meskipun tokoh-tokohnya merupakan hewan. Tapi novel ini seperti merepresentasikan perilaku manusia yang kerap mengeksploitasi alamnya. Tidak mempedulikan dampak kerusakan alamnya.

"Mungkin saja semua bencana itu akibat ulah hewan-hewan yang tamak atau...." Ibu Kelinci Kairavi menunjuk pada deretan bunga anggrek yang terangguk-angguk ditiup angin. "Perbuatan kami yang merugikan alam." Hal 128

Saya sendiri paling suka saat Mao Mao bertemu dengan kelinci bernama Ibu Kelinci Kairavi. Mao mao sempat menginap beberapa hari di rumah Ibu Kelinci Kairavi. Ibu Kelinci Kairavi merupakan seorang janda yang berprofesi sebagai pedagang makanan di pasar.

Dikisahkan Ibu Kelinci Kairavi ini sangat menginginkan keturunan. Tapi dia tidak bisa. Lalu suaminya meninggalkan Ibu Kelinci Kairavi karena menikah lagi dengan kelinci yang bisa memiliki keturunan. Saya suka karena bagian ini memberikan gambaran tentang isu perempuan. Seringkali perempuan diperlakukan tidak adil hanya karena ia tidak mampu memberikan keturunan. 

Bagian lain yang saya suka dari novel ini adalah kisah Rohaniwan yang ternyata perilakunya tidak mencerminkan rohaniwan. Seperti memberikan representasi dunia manusia yang demikian. Banyak tokoh agama justru menggunakan agama itu untuk meraih keuntungannya sendiri. Mereka seperti menjual agama.

"Siapa yang bisa Mao Mao percayai lagi jika Rohaniwan macam Pak Rahib adalah penipu? Mao Mao terus berlari secepat kakinya, mengejar bayangan Pak Rahib. Ia membentangkan sayapnya, lalu bersuara ribut seperti sekelompok bebek yang membubung ke udara bersama-sama." Hal 198

Namun ada beberapa hal yang membuat saya kurang suka dengan novel ini. Seperti saat Mao Mao tiba-tiba dengan mudahnya jatuh cinta dengan Berang-berang. Kurang soft aja gitu, karena pertemuan mereka juga menurut saya tidak terlalu berkesan. Berbeda saat Mao Mao singgah di kediaman Pak Luca. Ceritanya sangat mengesankan.

Saya juga kurang puas dengan ending novel ini yang tidak menjelaskan identitas asli Mao Mao. Saya membayangkan kalau Ibu Mao Mao ternyata masih hidup atau akhirnya dia bertemu keluarga kandungnya. Tapi ternyataitu tidak ada.

Meskipun begitu, Mao mao dan Berang-berang, Penerbangan Ajaib ke Ujung Dunia tetap menjadi novel yang unik dan cocok sekali untuk anak-anak dan remaja. Di dalamnya terdapat isu penting tapi dikemas dalam kisah dunia hewan. Meskipun ada sedikit romance-nya tapi masih pada tingkat romance yang aman dibaca untuk anak-anak.

Demikian review singkat tentang Novel Mao Mao dan Si Berang-berang. Kalau teman-teman sedang mencari hadiah untuk ponakan, sepupu, maupun anak yang usianya remaja novel ini sangat bagus dan recommended. Jangan lupa beli bukunya di toko Ergi Store ya!

Judul Buku: Mao Mao dan Berang-Berang, Penerbangan Ajaib Ke Ujung Dunia

Penulis: Clara NG

Penerbit: Mizan Media Utama

Tebal Halaman: 242 halaman

Tahun Terbit: 2023

Pe-review: Ririn Erviana

17 Responses to "Review Buku Mao Mao dan Si Berang Berang"

  1. lucu juga judulnya mao mao dan berang berang. Disini Mao Mao adalah seekor bebek, tapi bolehkah aku mengambil namanya untuk kucing adopsi kunanti , unik namanya :)

    ReplyDelete
  2. Ceritanya seperti analogi kehidupan saat ini yang identik dengan isu lingkungan dan berbagai masalah sosial yang dikemas dalam dunia imajinasi seekor bebek.

    ReplyDelete
  3. Menarik sekali. Meski tokohnya digambarkan adalah hewan, tapi pesan moralnya dapat banget ya. Gimana karakter manusia yang ada di dunia ini? Beragam banget. Kadang kita nggak kepikiran pun ada.

    ReplyDelete
  4. Sepertinya ini buku eh novel yg seru ya utk anak & remaja, banyak sisi edukasinya lagi. Eh, meskipun saat awal membaca judulnya (entah kenapa) kukira ini buku cerita / komik anak , hehe ..

    ReplyDelete
  5. ternyata novel ini karya Clara NG ya, saya cukup kenal tapi jujur belum pernah baca staupun bukunya. bisa tahu karena pernah ilustrasi salah satu novelnya yang bagus. tapi soal novel si mao mao ini menarik sih ya. cerita fabel tapi nampaknya menyindir kehidupan manusia sesungguhnya

    ReplyDelete
  6. kirain tadi ini novel luar ternyata novelnya mbak Clara Ng yaa. penasaran nih jadinya sama ceritanya karena meski ini fabel tapi sepertinya menggambarkan sifat manusia juga

    ReplyDelete
  7. Awal ceritanya mengingatkan pada kartun amerika yang ditonton waktu kecil, tapi ternyata kisah selanjutnya beda banget. Iya, ini novel tentang hewan tapi masalah yang ditampilkan seperti isu yang terjadi pada manusia.

    ReplyDelete
  8. Wah Clara Ng bikin fabel ya, menarik banget nih, jadi ingat animal farm-nya George Orwell

    ReplyDelete
  9. Meskipun tokohnya berupa hewan, namun pesan yang tersirat sangat tertuju untuk manusia

    ReplyDelete
  10. Wuih sepertinya seru ya, cocok banget buat anak saya

    ReplyDelete
  11. Udah lama banget gak baca novel. Kalau ketemu di Gramedia, mau beli ini ah..

    ReplyDelete
  12. Clara NG kalau udah buat tulisan unik-unik ya. Dan seru jalan ceritanya. Apalagi yang ini nih, mengisahkan tentang animal gitu, penasaran juga buat disimak

    ReplyDelete
  13. Bagus juga bagian favoritnya kak, seperti menceritakan sekarang ini banyak orang yang hanya bagus dari covernya saja tp kebanyakan tidak mencerminkan.

    ReplyDelete
  14. Covernya menarik ya!
    Ini sepertinya jalan cerita yang sangat seru, saya suka cerita dari sudut pandang hewan dan menyinggung isu-isu terkini seperti ini.
    Ahh, jadi pengin masukin ke keranjang kuning! Hahaha

    ReplyDelete
  15. Ini bisa aku rekomendasikan untuk temen-temen penyiar program siaran anak untuk inspirasi dongeng atau story telling. Sarat akan makna dan pelajaran hidup ya Kak.

    ReplyDelete
  16. menarik deh judul bukunya, Mao Mao dan Berang-Berang. sepertinya seru jalan ceritanya, penasaran pengen ikut baca.

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel